Apa Saja Sih Taktik untuk Menggagas Usaha Waralaba?

Pembahasan kita kali ini ialah Apa Saja Sih Taktik untuk Menggagas Usaha Waralaba?. Bagi Anda yang berharap berupaya namun tidak mempunyai modal besar bisnis waralaba adalah jawabannya. Tentu saja, tak sembarang waralaba yang Anda pilih. Ada tips-kiat khusus dalam memilih usaha waralaba yang bagus.

Apa Saja Sih Taktik untuk Menggagas Usaha  Waralaba?

Apa Saja Sih Taktik untuk Menggagas Usaha Waralaba?

Bisnis waralaba yang bagus merupakan usaha yang dibutuhkan sehari-hari adalah makanan, minuman, pendidikan, salon, bengkel dan bidang ritel. Kecuali itu ada pula sebagian tempat yang berpotensi memaksimalkan produknya untuk waralaba, contohnya di Jawa Tengah dan Yogyakarta dengan produk makanan dan batik, Bali dengan produk kerajinan kayu dan baju.

Berhati-hatilah, sebab saat ini banyak franchisor yang menawarkan produknya untuk diwaralabakan dengan pelbagai penawaran yang menarik, walaupun belum tentu bisnis yang mereka tawarkan hal yang demikian mempunyai kesempatan yang baik. Ada beberapa hal yang semestinya Anda pertimbangkan dan cermati agar waralaba yang akan Anda beli tersebut nantinya bisa memberikan pendapatan yang optimal.

Apa Saja Sih Taktik untuk Menggagas Usaha Waralaba?

Tujuan utama dalam melaksanakan bisnis yaitu untuk mendapatkan laba. Janji inilah yang patut diatur oleh para calon franchisee sebelum memilih dan menekuni bisnis waralaba. Hingga franchisor yang mengatakan bahwa bisnisnya bisa membukukan Break Even Point (BEP) dalam waktu singkat. Jangan langsung dipercaya semacam itu saja sebab diperlukan survei mendalam untuk dapat menetapkan franchise mana yang memiliki prospek bagus.

Penilaian saat ini, bisnis waralaba sudah banyak memberikan keuntungan terhadap franchisee-nya sehingga kecurigaan yang berlebihan terhadap franchisor malah tidak rupanya. Menjalankan penting yakni franchisee semestinya melaksanakan penelitian mengenai franchise yang diharapkannya secara mendalam sebelum memastikan untuk membelinya.

Apa Saja Sih Taktik untuk Menggagas Usaha Waralaba?

Ada sebelas tips mengawali bisnis waralaba, antara lain:

1. Penilaian sendiri

Jujurlah pada diri sendiri, apakah Anda telah mendapatkan atribut yang pas untuk membangun bisnis yang berhasil? Kisah sukses dalam semalam betul-betul jarang, melainkan lebih banyak yang memerlukan kerja keras dalam membangun bisnis. Metode bisnis sendiri memang lebih menguntungkan, melainkan dapat pula meminta tanggung jawab penuh terhadap konsumen, pemasok, dan karyawan.

2. Cari informasi seputar bisnis franchise

Jangan hanya terbuai oleh brosur dari franchisor. Lakukan riset di lapangan terhadap para franchisee yang sudah lebih dulu menjalani bisnis waralaba apakah mereka benar-benar merasakan profit dan kemudahan? Biasanya mereka mengalamai kerugian, apa yang menyebabkan outlet merugi? Ketika lain, lakukan pengamatan apangan secara segera terhadap aktivitas operasional para franchisee tersebut.

Apa Saja Sih Taktik untuk Menggagas Usaha Waralaba?

3. Lakukan riset mandiri

Anda membutuhkan perjalanan panjang menuju sebuah keputusan apakah waralaba yang ditaksir memang layak untuk Anda? Pastikan bahwa Anda mengamati peluang bisnis dan memilik kecakapan tentangnya, sekalian sanggup menjangkaunya.

4. Lakukan riset sendiri tentang kaitan antara potensi bisnis dan calon lokasi yang hendak dipilih, serta bermacam-macam kendala di lapangan

Bicarakan pihak franchisor telah menyediakan pilihan lokasi atau riset potensi pasar di kawasan tertentu, tapi alangkah baiknya kalau Anda sendiri juga melaksanakan riset tersebut sehingga Anda benar-benar tahu keadaan lokasi yang hendak Anda pilih. Riset ialah landasan utama dalam membangun bisnis.

Pelajari kultur masyarakat di tempat Anda akan membuka usaha. Apakah usaha yang akan dibangun memilik pasar yang prospektif? Tentukan pula sasaran utamanya. Jangan tergiur mengamati tren bisnis dan latah demikian itu saja mencontohnya apalagi bila Anda telah menjadi yang ketiga, keempat, atau kelima.

Apa Saja Sih Taktik untuk Menggagas Usaha Waralaba?

5. Ajukan pertanyaan

Jikalau memutuskan hak waralaba penting bagi Anda untuk mengajukan banyak pertanyaan sehingga Anda bisa membikin keputusan dengan pengetahuan (informed decision).

6. Bicaralah pada franchisee

Anda perlu berbicara kepada franchisee yang telah ada. Tanyakan mengenai bantuan yang mereka dapatkan dan apakah mereka menempuh proyeksi finansial permulaan mereka? Luangkan waktu untuk berbincang-bincang dengan sebagian franchisee untuk menerima opini yang luas sebelum Anda membikin keputusan.

7. Dukungan keluarga

Anda tentu akan memerlukan dukungan dari keluarga pada dikala membangun bisnis baru. Nasehat pada mereka tentang dampak berprofesi sendiri sebelum membuat suatu komitmen. Biasanya Anda tak menerima dukungan penuh karenanya hal hal yang demikian menjadi suatu kebodohan jika dilanjutkan. Oleh karena itu, libatkan mereka dalam pengerjaan pengambilan keputusan.

Apa Saja Sih Taktik untuk Menggagas Usaha Waralaba?

8. Nasihat profesional

Sebelum membuat janji berinvestasi dalam bisnis waralaba, Anda seharusnya mencari tuntunan dari profesional. Bank akan memberikan Anda suatu penilaian yang berharga. Jaringan bisnis konsultan dan akuntan bisa pula membantu Anda dalam memproduksi rencana bisnis.

9. Pinjamlah dana dalam jumlah yang cocok dan pemilihan pinjaman dana

Bila besar Anda meminjam karenanya makin besar pula biaya yang akan ditanggung. Terutamanya Anda seharusnya mewujudkan profit yang lebih besar untuk menutupi tarif tersebut. Oleh karena itu, pinjamlah cocok keperluan. Biasanya Anda gagal mendapatkan modal dalam jumlah yang cukup, kemungkinan akan sulit mendekati (re-approach) kreditor lagi untuk menjamin dana tambahan.

Kecuali kalau bisnis belum menunjukkan performa seperti diproyeksikan dalam agenda bisnis. Membuka usaha identik dengan dana tunai dan dana usaha yang besar. Itulah yang membikin orang berpikir dua kali saat hendak membuka usaha: dibenturkan pada kebutuhan modal yang besar sementara mereka belum yakin apakah usahanya akan berhasil seperti dalam sangkaan. Jangan buru-buru menyerah dikala terbentur soal modal.

Apa Saja Sih Taktik untuk Menggagas Usaha Waralaba?

Membangun usaha memang butuh dukungan dari berjenis-jenis pihak, sepert pihak pinjaman dana tunai dan pinjaman dana usaha. Anda bisa mengajukan pinjaman dana pada bank yang menangani usaha kecil atau Anda dapat mengambil pinjaman pribadi di bank. Selain lainnya, Anda mencari rekanan yang ingin berinvestasi untuk mengawali usaha bersama.

10. Persiapkan dana untuk perputaran

Kecuali dana investasi untuk sewa peralatan, dan perlengkapan, ada pula dana lain yang semestinya dipersiapkan merupakan dana untuk perputaran. Idealnya, untuk usaha makanan, diperlukan dana sekitar tiga bulan cadangan untuk diputarkan atau sebagai modal kerja. Selain itu, persiapkan juga dana untuk cadangan darurat.

Rencana disarankan agar memiliki cadangan dana seandainya bisnis membutuhkan waktu lebih lama untuk take off. Rencana darurat untuk pengeluaran selama beberapa tahun akan sangat berguna.

Apa Saja Sih Taktik untuk Menggagas Usaha Waralaba?

11. Agenda bisnis dan ikuti sistem

Agenda bisnis memiliki tujuan ganda, yakni sebagai dokumen kerja yang akan menjadi benchmark performa bisnis Anda dan merepresentasikan dukungan finansial bagi bisnis Anda. Agenda bisnis harus diberi tahu dengan baik dan kirimkan salinannya terhadap kreditor terutamanya dahulu sebelum rapat yang dijadwalkan.

Anda berinvestasi pada model bisnis yang melelahkan, teruji, dan telah terbukti. Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk meniru metode yang dimaksimalkan pewaralaba dalam membuka kans sukses bagi Anda.

Apa yang patut dilaksanakan oleh pihak franchisee dikala usaha waralabanya menampilkan perkembangan yang kurang baik? Sebaiknya franchisee segera mengkonsultasikan hal tersebut kepada franchisor-nya. Minta evaluasi secara terbuka jikalau ada kekurangan pengelolaan. Sebagai bahan pertimbangan membuat program, berikan pula gagasan-gagasan yang selama ini dianggap baik, tapi belum sempat dilaksanakan.

Sekian informasi mengenai Apa Saja Sih Taktik untuk Menggagas Usaha Waralaba?, semoga post kali ini berguna buat Anda. Mohon post ini dishare supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Leave a Reply

*Your email address will not be published. Required fields are marked

*