11 Taktik Merintis Usaha Franchise

Pembahasan kita kali ini yaitu 11 Taktik Merintis Usaha Franchise. Bagi Anda yang ingin berusaha tetapi tak mempunyai modal besar bisnis waralaba yakni jawabannya. Tentu saja, tidak sembarang waralaba yang Anda pilih. Ada kiat-kiat khusus dalam memilih usaha waralaba yang bagus.

11 Taktik  Merintis Usaha  Franchise

11 Taktik Merintis Usaha Franchise

Bisnis waralaba yang baik yaitu usaha yang diperlukan sehari-hari yakni makanan, minuman, pengajaran, salon, bengkel dan bidang ritel. Selain itu ada pula beberapa daerah yang berpotensi mengembangkan produknya untuk waralaba, semisal di Jawa Tengah dan Yogyakarta dengan produk makanan dan batik, Bali dengan produk kerajinan kayu dan pakaian.

Berhati-hatilah, karena ketika ini banyak franchisor yang menawarkan produknya untuk diwaralabakan dengan berbagai penawaran yang menarik, sedangkan belum tentu bisnis yang mereka tawarkan tersebut memiliki kesempatan yang baik. Ada beberapa hal yang seharusnya Anda pertimbangkan dan cermati agar waralaba yang akan Anda beli hal yang demikian nantinya dapat memberikan pendapatan yang maksimal.

11 Taktik Merintis Usaha Franchise

Tujuan utama dalam menjalankan bisnis merupakan untuk menerima laba. Janji inilah yang semestinya dibatasi oleh para calon franchisee sebelum memilih dan menekuni bisnis waralaba. Sampai franchisor yang mengatakan bahwa bisnisnya bisa membukukan Break Even Point (BEP) dalam waktu singkat. Jangan lantas diandalkan semacam itu saja sebab dibutuhkan survei mendalam untuk dapat menentukan franchise mana yang memiliki prospek bagus.

Pengukuran ketika ini, bisnis waralaba sudah banyak memberikan keuntungan kepada franchisee-nya sehingga kecurigaan yang berlebihan terhadap franchisor malahan tak terbukti. Melakukan penting merupakan franchisee sepatutnya mengerjakan penelitian mengenai franchise yang diharapkannya secara mendalam sebelum menentukan untuk membelinya.

11 Taktik Merintis Usaha Franchise

Ada sebelas tips memulai bisnis waralaba, antara lain:

1. Penilaian sendiri

Jujurlah pada diri sendiri, apakah Anda telah mendapatkan atribut yang pas untuk membangun bisnis yang sukses? Kisah berhasil dalam semalam betul-betul jarang, namun lebih banyak yang membutuhkan kerja keras dalam membangun bisnis. Metode bisnis sendiri memang lebih menguntungkan, tetapi dapat pula meminta tanggung jawab penuh kepada konsumen, pemasok, dan karyawan.

2. Cari kabar perihal bisnis franchise

Jangan cuma terbuai oleh brosur dari franchisor. Lakukan riset di lapangan kepada para franchisee yang telah lebih dulu menjalani bisnis waralaba apakah mereka benar-benar merasakan profit dan kemudahan? Biasanya mereka mengalamai kerugian, apa yang menyebabkan outlet merugi? Ketika lain, lakukan pengamatan apangan secara lantas terhadap aktivitas operasional para franchisee hal yang demikian.

11 Taktik Merintis Usaha Franchise

3. Lakukan riset mandiri

Anda memerlukan perjalanan panjang menuju sebuah keputusan apakah waralaba yang ditaksir memang pantas untuk Anda? Pastikan bahwa Anda memandang kans bisnis dan memilik kecakapan tentangnya, sekalian cakap menjangkaunya.

4. Lakukan riset sendiri perihal kaitan antara potensi bisnis dan calon lokasi yang hendak dipilih, serta bermacam-macam kendala di lapangan

Diskusikan pihak franchisor telah menyediakan alternatif lokasi atau riset potensi pasar di wilayah tertentu, melainkan betapa pantasnya bila Anda sendiri juga mengerjakan riset hal yang demikian sehingga Anda benar-benar tahu kondisi lokasi yang hendak Anda pilih. Riset yakni landasan utama dalam membangun bisnis.

Pelajari kebiasaan masyarakat di daerah Anda akan membuka usaha. Apakah usaha yang akan dibangun memilik pasar yang prospektif? Tentukan pula target utamanya. Jangan tergiur memperhatikan popularitas bisnis dan latah semacam itu saja mengikutinya apalagi jikalau Anda sudah menjadi yang ketiga, keempat, atau kelima.

11 Taktik Merintis Usaha Franchise

5. Ajukan pertanyaan

Kalau menentukan hak waralaba penting bagi Anda untuk mengajukan banyak pertanyaan sehingga Anda bisa membikin keputusan dengan pengetahuan (informed decision).

6. Bicaralah pada franchisee

Anda perlu berbicara kepada franchisee yang sudah ada. Tanyakan mengenai bantuan yang mereka peroleh dan apakah mereka menempuh proyeksi finansial awal mereka? Luangkan waktu untuk berbicara dengan beberapa franchisee untuk menerima opini yang luas sebelum Anda membikin keputusan.

7. Dukungan keluarga

Anda tentu akan membutuhkan dukungan dari keluarga pada dikala membangun bisnis baru. Pengarahan pada mereka seputar akibat bekerja sendiri sebelum membuat suatu janji. Biasanya Anda tak menerima dukungan penuh maka hal tersebut menjadi suatu kebodohan jika dilanjutkan. Oleh sebab itu, libatkan mereka dalam progres pengambilan keputusan.

11 Taktik Merintis Usaha Franchise

8. Petuah profesional

Sebelum membuat komitmen berinvestasi dalam bisnis waralaba, Anda wajib mencari nasehat dari profesional. Bank akan memberikan Anda suatu penilaian yang berharga. Jaringan bisnis konsultan dan akuntan dapat pula membantu Anda dalam memproduksi rencana bisnis.

9. Pinjamlah dana dalam jumlah yang cocok dan pemilihan pinjaman dana

Seandainya besar Anda meminjam maka makin besar pula biaya yang akan ditanggung. Khususnya Anda sepatutnya menjadikan keuntungan yang lebih besar untuk menutupi tarif hal yang demikian. Oleh sebab itu, pinjamlah sesuai keperluan. Umumnya Anda gagal mendapatkan modal dalam jumlah yang cukup, kemungkinan akan susah mendekati (re-approach) kreditor lagi untuk menjamin dana tambahan.

Selain seandainya bisnis belum menunjukkan kinerja seperti diproyeksikan dalam agenda bisnis. Membuka usaha identik dengan dana tunai dan dana usaha yang besar. Itulah yang membikin orang berdaya upaya dua kali dikala hendak membuka usaha: dibenturkan pada keperluan modal yang besar sementara mereka belum yakin apakah usahanya akan berhasil seperti dalam sangkaan. Jangan buru-buru menyerah ketika terbentur soal modal.

11 Taktik Merintis Usaha Franchise

Membangun usaha memang butuh dukungan dari berjenis-jenis pihak, sepert pihak pinjaman dana tunai dan pinjaman dana usaha. Anda bisa mengajukan pinjaman dana pada bank yang menangani usaha kecil atau Anda bisa mengambil pinjaman pribadi di bank. Selain lainnya, Anda mencari rekanan yang berkeinginan berinvestasi untuk memulai usaha bersama.

10. Persiapkan dana untuk perputaran

Selain dana investasi untuk sewa perlengkapan, dan perlengkapan, ada pula dana lain yang seharusnya dipersiapkan adalah dana untuk perputaran. Idealnya, untuk usaha makanan, dibutuhkan dana sekitar tiga bulan cadangan untuk diputarkan atau sebagai modal kerja. Kecuali itu, persiapkan juga dana untuk cadangan darurat.

Agenda dianjurkan agar memiliki cadangan dana apabila bisnis membutuhkan waktu lebih lama untuk take off. Agenda darurat untuk pengeluaran selama beberapa tahun akan sangat bermanfaat.

11 Taktik Merintis Usaha Franchise

11. Agenda bisnis dan ikuti sistem

Rencana bisnis mempunyai tujuan ganda, adalah sebagai dokumen kerja yang akan menjadi benchmark performa bisnis Anda dan merepresentasikan dukungan finansial bagi bisnis Anda. Rencana bisnis seharusnya disampaikan dengan baik dan kirimkan salinannya kepada kreditor lebih-lebih dahulu sebelum rapat yang dijadwalkan.

Anda berinvestasi pada model bisnis yang melelahkan, teruji, dan sudah rupanya. Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk meniru sistem yang dimaksimalkan pewaralaba dalam membuka kans sukses bagi Anda.

Apa yang harus dilaksanakan oleh pihak franchisee dikala usaha waralabanya menampakkan perkembangan yang kurang bagus? Sebaiknya franchisee langsung mengkonsultasikan hal tersebut kepada franchisor-nya. Minta evaluasi secara terbuka apabila ada kekurangan pengelolaan. Sebagai bahan pertimbangan membuat program, berikan pula gagasan-gagasan yang selama ini dianggap baik, tetapi belum sempat dilakukan.

Sekian informasi seputar 11 Taktik Merintis Usaha Franchise, kami harap post kali ini membantu sahabat semua. Kami berharap post ini dibagikan supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Leave a Reply

*Your email address will not be published. Required fields are marked

*